-->

8/23/2014

Di PHP-in Konsumen



About This
sebagai pelaku sales executive perumahan, apalagi perumahan besar di kawasan bogor dengan segala fasilitas yang ada tidak menjamin konsumen itu langsung membeli di lokasi perumahan tersebut.
dengan berbagai alasan dalam setiap jawaban konsumen membuat semua itu tidak asing lagi ditelingan seorang sales executive. sepeti ; "dirundingin dulu sama keluarga", "kejauhan", "nanti saya hubungi lagi", "aduh kemahalan", "saya buru-buru".

Gesture unik konsumen
untuk gesture yang di tampilkan oleh calon konsumen yang menolak antara lain ; melambaikan lima jari, geleng-geleng, memainkan handphone ataupun gadget lainnya, paling extrim adalah berbalik arah.
"tau gak sakitnya tuh disini #tunjukbokong".

Database
setiap sales executive diharuskan memiliki database (no calon konsumen) minimal 1 nomor oleh sales manager itu juga kalo bisa, kadang-kadang si calon konsumen ketika ditanya nomor telpon jawaban variasi ;"ini nomor luar negeri bukan nomor indonesia", "nanti saya hubungi #tunjuknamadibrosurkita", "tidak usah" dan lainnya. ketika sudah memiliki database sales executive kadang-kadang suka dikasih nomor palsu bisa si mboknya, nomor tetangganya, nomor selingkuhannya, nomor pacarnya yang ninggalin dia, nomornyanya mailbox terus, itu yang menguji kesabaran dari seorang sales executive.

Waktu (Jam Tayang)
di sisi lain waktu yang dimiliki oleh pemula sales executive di perumahan itu 3 bulan sebenarnya itu waktu yang lama kalo lagi tunggu duit gajian, tapi itu terasa menjadi singkat bilamana tugas yang diterima belum mendapatkan hasil (jualan). ya itu resiko yang harus dijalani seagai seorang sales executive.

proses pencarian konsumen
pencarian konsumen itu seperti cari jodoh buat nikah, tidak mudah dan sedikit butuh kesabaran EXTRA, karena banyak konsumen yang mendelay pembelian rumah bahkan membatalkan pembelian rumah. apa boleh buat itu lah dunia sales executive.

City Tour
ini nih satu istilah yang sedikit asing ketika awal masuk sebagai sales executive yaitu "City Tour". apa itu City tour?, siapa yang menentukan city tour ?dan kapan waktunya city tour?
city tour ialah kegiatan seorang sales executive untuk mengenalkan wilayah dari perumahan yang akan dipasarkan, sehingga konsumen makin yakin untuk membeli unit rumah di perumahan tersebut. waktu seharusnya kita yang tetntukan jangan sampaikan kita terbawa arus konsumen, dimana konsumen tidak akan memiliki waktu luang dalam hidupnya.

Di PHP-in Konsumen
tidak jarang konsumen berkata manis bahwa dia akan membeli unit rumah yang ditawarkan, bahkan seorang sales executive dibuat bahwa dirinyalah yang memenangkan hati seorang konsumen, bahkan calon kosumen mulai meminta waktu untuk City Tour pada hari yang diminta oleh konsumen.
tapi semua itu musnah ketika itu hanya harapan palsu tanpa kepastian, tanpa kejelasan, tanpa hasil akhir putus ditengah jalan.
tidak banyak seorang sales executive yang bangkit dari PHP konsumen, bahkan ada yang menilai di PHP-in Konsumen lebih sakit dari pada saat sariawan makan nanas, lebih perih kalo di PHP-in Konsumen.
itulah resiko kerja, gak pengen banyak uang gak banyak tantangan. tapi kalo pengen banyak uang maka banyak tantangan.

mungkin masih banyak lagi yang akan saya tulis di kemudian hari, sekian dari saya.



Muhamad Rusli
Sales Executive of Sentul City

No comments:

Post a Comment